Jumat, 09 Januari 2015

mamah ku

mamaku "RANGGA I" nih gua bikin cerita yang hot, asli bikinan gua, karya gua, gua yang alamin ! RANGGA I Perkenalkan namaku Rangga,umurku 17 tahun dan aku seorang lelaki yg tampan dan pemberani, aku bersekolah di suatu sekolah menegah atas di Jakarta, kehidupanku sangatlah senang karena aku dapat memilik segala apapun yang aku mau, aku tinggal di Jakarta bersama keluargaku, papahku sebagai direktur pengeboran di Kalimantan dan mamaku seorang pembisnis ternama, nama papahku Tata dan mamaku rianti, mamaku usianya masih muda sekitar 31 tahun karena mamaku dan papah menikah di usia muda, mamaku masih muda dan seksi, setiap mama pergi keluar rumah atau berbelanja ke mall mama selalu memaki pakaian layaknya anak 17 tahun,setiap aku mengantar mama berbelanja sering kali orang orang melihat mamaku dengan mata yang tajam karena pakaian mama yang amat sangat seksi,disaat papahku kembali bertugas ke Kalimantan,kemanapun mama pergi selalu bersamaku,karena aku anak satu sataunya dari mereka jadi mama selalu meminta aku mengantar kemanapun dia pergi,tak jarang setiap aku bersama mama ke mall orang lain menyangka bahwa mamaku pacarku.Karena kebersamaanku bersama mama yang terlalu dekat saperti pacar. Terkadang aku ingin memilik pacar seperti mama,yang baik cantik dan seksi,papaku beruntung dapat memiliki mama,yang ku ketahui lebih dalam mamaku memiliki nafsu seks yang sangat besar,mamaku sangat agresif dalam bidang bercinta,aku tau semua itu karena aku pernah melihat mama dan papah sedang ngentot,pada saat ngentot mamaku selalu bringas dan bernafsu terkadang papahku tak bisa menyamia ataupun memuaskan seks mama yang begitu besar. Suatu hari aku dan mama pergi ke mall untuk berbelanja kosmetik dan baju,mamaku yang selalu berpakaian seksi membuat orang orang melihat mama termasuk aku yang selalu geram dengan kemolekan tubuh mama,mama yang selalu berpakaian di atas lutut membuat kontolku ngaceng,meskipun mama adalah ibu kandungku mama adalah wanita yang aku idamkan. Setelah aku mengantar mama berbelanja,mamamengajaku ke pantai tempat bisnisnya untuk mengambil berkas dan data yang ketinggalan. Waktupun menunjukan 20.00 Wib saat itu aku dan mama pergi pulang karena papah pulang dari Kalimantan,danaakpun bergegas pulang ke rumah. Sesampai di rumah mama langsung ke kamar mandi untuk mandi dan beristirahatdanmenunggu papayang dalam perjalanan pulang,saat mama sedang mandi pikiran kotorku muncul untuk melihat mama yang sedang mandi dan kebetulan mama memanggilkuu ”Angga,tolong ambilkan handuk mama di dalam lemari mama!” suara mama dalam kamar mandi, ”iya mah angga akan ambilkan tunggu sebentar” akupun bergegas mengambil handuk dalam lemari mama,ketika aku membuka lemari mama aku meilhat ada sebungkus kaset dvd yang tergeletak di atas baju tidurnya,akupunmeliaht dan mengambil kaset tersebut,saat ku lihat ternyata ini Dvd porno koleksi mama, ”wahhh ternyata mama menyimpan dvd juga” dalam batinku, karena aku terlalu lama meihat dan membaca kaset itu mamapun kembali memanggilku ”angga cepat dong mama dingin nihhhh” ”iya ma tunggu” akupun menyimpan kembali kaset itu dan bergegas cepat menuju kamar mandi, ”kamu kok lama habis ngapain dulu?” Tanya mamaku di dalam kamar mandi, ”maaf ma tadi ada telepon dari temen” ucapku dengan wajah tersenyum dan memberikan handuk kepada mama yang telah megeluarkan sedikit tangannya di pintu,saatmama mengambil handuk dari tanganku,tiba tiba mati lampu dan membuat mama takut ”angga knp lampunya mati?, mama takut angga,tolong kamu tungguin mama ya sayang”kata mamaku yang mulai agak ketakutan ”baik ma angga tunggu mama sampai selesai” pikiran kotorku pun mulai kembali ada untuk melihat kemolekn tubuh mama,dan aku berpikir untuk mengambil lampu senter di dapur ”ma,angga bawa senter dulu ya kedapur, biar engga gelap buat nganter mama ke kamarnya” kataku dengan penuh harapan, ”iya tapi jangan terlalu lama ya sayang, mama takut “ kata mamaku di dalam kamar mandi,akupun segera mengambil senter ke dapur dan kembali ke kamar mandi ”ma,sekarang tidak terlalu gelapkan?”kataku kpd mama ”iya angga,cepat antar mama ke kamar” tiba tiba aku tergelincir dan memegang handuk mama yang telah mama lilitkan pada tubuhnya dan…. Aku melihat tubuh mama yang sanagt mulus dan mama kaget melihat aku terajatuh didepannya ”angga kamu tidak apa apa,sayang?” Tanya mamaku yang tak sadar kalau handuknya terlepas ”tidak ma,angga baik baik saja” mamaku segera membantu aku banagun dan tanpa memperdulikan tubuhnya, ”ma handuknya terlepas!” kataku sedikit melihat payudara mama yang montok ”tidak apa apa kan kamu anak mama” ucap mama dengan nada yang tenang,akupun bangkit dan mengambil handuk mama yang terjatuh dan melilitkan kebadan mama yang telanjang bulat, ”ma, kaki angga sakit” katau dengan menahan sakitnya bekas terjatuh,dan mamaku langsung membawa aku ke kamarnya,dengankeadaan gelap. Sesampai di kamar,mama langsung membaringkan aku di tempat tidurnya ”sayang kamu di sini dulu ya,mama akan obati kaki kamu tapi sesudah mama memakai baju”

seeeet

Pembaca situs Rumah Seks, berikut ini adalah kisah kehidupan dan pengalaman sex aku selanjutnya. Setelah 2 pengalamanku sebelumnya sudah aku tuangkan didalam situs ini, mungkin berkitu ini adalah kisah selanjutnya dari beberapa kejadian yang mewarnai kehidupan sex aku.

*****

Entah mengapa, semakin sering aku melakukan making love dengan seseorang, membuat kehidupan sex aku semakin baik aja. Dan entah semuanya itu semakin bisa aku nikmati. Mungkin semua ini adalah dampak dari terlalu tingginya libiloku sehingga saat aku mood, tidak jarang setelah pulang kerja aku melakukan dengan teman kantorku.

Aku selalu bersyukur mempunyai kelebihan dalam urusan bercinta. Ditambah Pengetahuan sex aku yang aku dapatkan dari film bf, buku-buku sampai obrolan-obrolan dengan teman di kantorku, membuat aku semakin bisa menyelami tentang apa itu sex. Sehingga aku benar-benar fasih dalam menerjemahkan apa yang aku dapat dari pengetahuan tentang sex. Itu terbukti dengan keluarnya banyak pujian dari para teman making love aku. Rata-rata mereka sangat puas saat bercinta denganku, dan mereka menemukan, merasakan dan menikmati sesuatu yang sebelumnya belum pernah mereka rasakan dalam masalah sex.

*****

Cerita ini berawal dari perkenalanku dengan seorang wanita karir, yang entah bagaimana ceritanya wanita karir tersebut mengetahui nomor kantorku.

Siang itu disaat aku hendak makan siang tiba-tiba telepon lineku berbunyi dan ternyata operator memberitau saya kalau ada telepon dari seorag wanita yang engak mau menyebutkan namanya dan setelah kau angkat.

"Hallo, selamat siang joko," suara wanita yang sangat manja terdengar.
"Helo juga, siapa ya ini?" tanyaku serius.
"Namaku Karina," kata wanita tersebut mengenalkan diri.
"Maaf, Mbak Karina tahu nomor telepon kantor saya dari mana?" tanyaku menyelidiki.
"Oya, aku temannya Yanti dan dari dia aku dapat nomor kamu," jelasnya.
"Ooo.. Yanti," kataku datar.

Aku mengingat kisahku, sebelumnya yang berjudul empat lawan satu. Yanti adalah seorang wanita karir yang juga 'mewarnai' kehidupan sex aku.

"Gimana kabarnya Yanti dan dimana sekarang dia tinggal?" tanyaku.
"Baik, sekarang dia tinggal di Surabaya, dia titip salam kangen sama kamu," jelas Karina.

Sekitar 10 menit, kami berdua mengobrol layaknya orang sudah kenal lama. Suara Karina yang lembut dan manja, membuat aku menerka-nerka bagaimana bentuk fisiknya dari wanita tersebut. Saat aku membayangkan bentuk fisiknya, Karina membuyarkan lamunanku.

"Hallo.. Joko, kamu masih disitu?" tanya Karina.
"Iya.. Iya Mbak.." kataku gugup.
"Hayo mikirin siapa, lagi mikirin Yanti yaa?" tanyanya menggodaku.
"Nggak kok, malahan mikirin Mbak Karina tuh," celetukku.
"Masa sih.. Aku jadi GR deh" dengan nada yang sangat menggoda.
"Joko, boleh nggak aku bertemu dengan kamu?" tanya Karina.
"Boleh aja Mbak.. Bahkan aku senang bisa bertemu dengan kamu," jawabanku semangat
"Oke deh, kita ketemuan dimana nih?" tanyanya semangat.
"Terserah Mbak deh, Joko sih ngikut aja?" jawabku pasrah.
"Oke deh, nanti sore aku tunggu kamu di Mc. Donald plasa senayan," katanya.
"Oke, sampai nanti joko.. Aku tunggu kamu jam 18.30," sambil berkata demikian, aku pun langsung menutup teleponku.

Aku segera meluncur ke kantin untuk makan siang yang sempat tertunda itu. Sambil membayangkan kembali gimana wajah wanita yang barusan saja menelpon aku. Setelah aku selesai makan aku pun langsung segera balik ke kantor untuk melakukan aktivitas selanjutnya.

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17.00, tiba saatnya aku pulang kantor dan aku segera meluncur ke plasa senayan. Sebelumnya prepare dikantor, aku mandi dan membersihkan diri setelah seharian aku bekerja. Untuk perlengkapan mandi, aku sengaja membelinya dikantin karena aku nggak mau ketemu wanita dengan tanpak kotor dan bau badan, kan aku menjadi nggak pede dengan hal seperti itu.

Tiba di Plasa Senayan, aku segera memarkirkan mobil kijangku dilantai dasar. Jam menunjukkan pukul 18.15. Aku segera menuju ke MC. Donald seperti yang dikatakan Karina. Aku segera mengambil tempat duduk disisi pagar jalan, sehingga aku bisa melihat orang lalu lalang diarea pertokaan tersebut.

Saat mataku melihat situasi sekelilingku, bola mataku berhenti pada seorang wanita setengan baya yang duduk sendirian. Menurut perkiraanku, wanita ini berumur sekitar 32 tahun. Wajahnya yang lumayan putih dan juga cantik, membuat aku tertegun, nataku yang nakal, berusaha menjelajahi pemadangan yang indah dipandang yang sangat menggiurkan apa lagi abgian depan yang sangat menonjol itu. Kakinya yang jenjang, ditambah dengan belahan pahanya yang putih dan juga montok dibalik rok mininya, membuat aku semakin gemas. Dalam hatiku, wah betapa bahagianya diriku bila yang aku lihat itu adalah orang yang menghubungiku tadi siang dan aku lebih bahagia lagi bila dapat merasakan tubuhnya yang indah itu.

Tiba-tiba wanita itu berdiri dan menghampiri tempat dudukku. Dadaku berdetuk kencang ketika dia benar-benar mengambil tempat duduk semeja dengan aku.

"Maaf apakah kamu Joko?" tanyanya sambil menatapku.
"Iy.. Iyaa.. Kamu pasti Karina," tanyaku balik sambil berdiri dan mengulurkan tanganku.

Jarinya yang lentik menyetuh tanganku untuk bersalaman dan darahku terasa mendesr ketika tangannya yang lembut dan juga halus meremas tangaku dengan penuh perasaan.

"Silahkan duduk Karina," kataku sambil menarik satu kursi di depanku.
"Terima kasih," kata Karina sambil tersenyum.
"Dari tadi kamu duduk disitu kok nggak langsung kesini aja sih?" tanyaku.
"Aku tadi sempat ragu-ragu, apakah kamu memang Joko," jelasnya.
"Aku juga tadi berpikir, apakah wanita yang cantik itu adalah kamu?" kataku sambil tersenyum.

Kami bercerita panjang lebar tentang apapun yang bisa diceritakan, kadang-kadang kami berdua saling bercanda, saling menggoda dan sesekali bicara yang 'menyerempet' ke arah sex. Lesung pipinya yang dalam, menambah cantik saja wajahnya yang semakin matang.

Dari pembicaraan tersebut, terungkaplah kalau Karina adalah seorang wanita yang sedang bertugas di Jakarta. Karina adalah seorang pengusaha dan kebetulan selama 4 hari dinas di Jakarta.

"Karin, kamu kenal Yanti dimana?" tanyaku.

Yanti adalah teman chattingku di YM, aku dan Yanti sering online bersama. Dan kami terbuka satu sama lain dalam hal apapun. Begitu juga kisah rumah tangga, bahkan masalah sex sekalipun. Mulutnya yang mungil menjelaskan dengan penuh semangat.

"Emangnya Yanti menikah kapan? Aku kok nggak pernah diberitahu sih," tanyaku penuh penasaran.
"Dia menikah dua minggu yang lalu dan aku nggak tahu kenapa dia nggak mau memberi tahu kamu sebelumnya," Jawabnya penuh pengertian.
"Ooo, begitu.." kataku sambil manggut-manggut.
"Ini adalah hari pertamaku di Jakarta dan aku berencana menginap 4 hari, sampai urusan kantorku selesai," jelasnya tanpa aku tanya.
"Sebenarnya tadi Yanti juga mau dateng tapi berhubung ada acara keluarga jadi kemungkinan dia akan datang besok harinya dia bisa dateng," jelasnya kembali.
"Memangnya Mbak Karina menginap dimana nih?" tanyaku penasaran.
"Kebetulan sama kantor sudah dipesankan kamar buat aku di hotel H.."jelasnya.
"Mmm, emangnya Mbak sama siapa sih?" tanyaku menyelidik.
"Ya sendirilah, Joko.. Makanya saat itu aku tanya Yanti," katanya
"Tanya apa?" tanyaku mengejar.
"Apakah punya teman yang bisa menemaniku selama aku di Jakarta," katanya.
"Dan dari situlah aku tahu nomor telepon kamu," lanjutnya.

Tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 10.25 wib, dan aku lihat sekelilingku pertokoan mulai sepi karena memang sudah mulai larut malam. Dan toko pun sudah mulai tutup.

"Jok.. Kamu mau anter aku balik ke hotel nggak?" tanyanya.
"Boleh, masa iya sih aku tega sih biarin kamu balik ke hotel sendirian," kataku.

Setelah obrolan singkat, kami segera menuju parkiran mobil dan segera meluncur ke hotel H.. Yang tidak jauh dari pusat pertokoan Plasa Senayan. Aku dan Karina bergegas menuju lift untuk naik ke lantai 5, dan sesampainya di depan kamarnya, Karina menawarkan aku untuk masuk sejenak. Bau parfum yang mengundang syaraf kelaki-lakianku serasa berontak ketika berjalan dibelakangnya.

Dan ketika aku hendak masuk ternyata ada dua orang wanita yang sedang asyik ngegosip dan mereka pun tersenyum setelah aku masuk kekamarnya. Dalam batinku, aku tenyata dibohongi ternyata dia nggak sendiri. Karina pun memperkenalkan teman-temannya yang cantik dan juga sex yang berbadan tinggi dan juga mempunyai payudara yang besar dia adalah Miranda(36b) sedangkan yang mempunyai badan yang teramat sexy ini dan juga berpayudara yang sama besarnya bernama Dahlia(36b). Dan mereka pun mempersilahkan aku duduk.

Tanpa dikomando lagi mereka pun perlahan-lahan memulai membuka pakaian mereka satu persatu, aku hanya bisa melotot saja tak berkedip sekali pun, tak terasa adik kecilku pun segera bangun dari tidurnya dan segera bangun dan langsung mengeras seketika itu juga. Setelah mereka telanjang bulat terlihatlah pemandangan yang sangat indah sekali dengan payudara yang besar, Karina pun langsung menciumku dengan ganasnya aku sampai nggak bisa bernafas karena serangan yang sangat mendadak itu dan aku mencoba menghentikannya.

Setelah itu dia pun memohon kepadaku agar aku memberikan kenikmatan yang pernah aku berikan sama Yanti dan kawan-kawan. Setelah itu Karina pun langsung menciumku dengan garangnya dan aku pun nggak mau tinggal diam aku pun langsung membalas ciumannya dengan garang pula, lidah kamipun beraduan, aku mulai menghisap lidahnya biar dalam dan juga sebaliknya. Sedangkan Miranda mengulum penisku ke dalam mulutnya, mengocok dimulutnya yang membuat sensasi yang tidak bisa aku ungkapkan tanpa sadar aku pun mendesah.

"Aaahh enak Mir, terus Mir hisap terus, aahh.."

Sedangkan Dahlia menghisap buah zakarku dengan lembutnya membuat aku semakin nggak tertahankan untuk mengakhiri saja permaianan itu. Aku pun mulai menjilati vagina Karina dengan lembut dan perlahan-lahan biar dia bisa merasakan permaianan yang aku buat. Karina pun menjerit keras sambil berdesis bertanda dia menikmati permainanku itu.

Mirandapun nggak mau kalah dia menghisap payudaranya Karina sedangkan Dahlia mencium bibir Karina agar tidak berteriak ataupun mendesis. Setelah beberapa lama aku menjilati vaginanya terasa badannya mulai menegang dan dia pun mendesah.

"Jok.. Akuu mauu keeluuarr."

Nggak beberapa lama keluarlah cairan yang sangat banyak itu akupun langsung menghisapnya sampai bersih tanpa tersisa. Setelah itu aku pun langsung memasukkan penisku ke dalam vagina Karina, perlahan-lahan aku masukkan penisku dan sekali hentakan langsung masuk semua ke dalam vaginanya yang sudah basah itu. Aku pun langsung menggenjotnya dengan sangat perlahan-lahan sambil menikamati sodokan demi sodokan yang aku lakukan dan Karina pun mulai mendesah nggak karuan.

"Aaahh enak Jok, terus Jok, enak Jok, lebih dalam Jok aahh, sstt.."
Bersambung . . . .

Kamis, 01 Januari 2015

sepesifi kasi hp lg gw 300

Also known as LG GW300 Onliner, LG Etna 2 and LG InTouch Lite GW300
Network Technology GSM
Launch Announced 2009, August
Status Available. Released 2009, October
Body Dimensions 115.5 x 61 x 12.8 mm (4.55 x 2.40 x 0.50 in)
Weight 95 g (3.35 oz)
Keyboard QWERTY
SIM Mini-SIM
Display Type TFT, 256K colors
Size 320 x 240 pixels, 2.4 inches (~167 ppi pixel density)
Memory Card slot microSD, up to 16 GB
Phonebook 1000 contacts, Photocall
Call records 100 received, dialed and missed calls
Internal 15 MB
Camera Primary 2 MP, 1600 x 1200 pixels
Video Yes
Secondary No
Sound Alert types Vibration; Downloadable polyphonic, MP3 ringtones
Loudspeaker Yes
3.5mm jack Yes
Comms WLAN No
Bluetooth v2.1, A2DP
GPS No
Radio FM radio
USB microUSB v2.0
Features Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, IM
Browser WAP 2.0/xHTML, HTML
Games Yes
Java Yes, MIDP 2.0
 - MP3/MP4/eAAC+/WMA player
- Organizer
- Voice memo
- Predictive text input
Battery   Li-Po 900 mAh battery
Stand-by Up to 400 h
Talk time Up to 5 h
Misc Colors Black, Blue
SAR US 0.98 W/kg (head)     0.58 W/kg (body)    
Price group
Tests Loudspeaker Voice 78dB / Noise 75dB / Ring 80dB
Disclaimer. We can not guarantee that the information on this page is 100% correct. Read more

LG GW300 - user opinions and reviews

  • Hulk
Why i can't download and install whats app for lg gw300
  • Reply
  • 2014-11-28 11:14
  • NutH
  • R
  • the girner
Hi, all --I have owned & used this phone's identical twin, the LG900, for 4 years, and I still enjoy it. Java phones are great for folks who don't need or want an Android or iPhone. The QWERTY keyboard is easier for me to use in texting, and is o...
  • Reply
  • 2014-10-25 00:22
  • scB$
  • H
  • Anonymous
WhatsApp
  • Reply
  • 2014-10-07 08:48
  • rJ9Q
  • R
Total user opinions: 1123